
Keserbagunaan sorgum
Keterbatasan Lahan Gambut untuk Pertanian

Wilayah Kota Dumai terdiri dari 80% lahan gambut7 dan telah terkena dampak kebakaran gambut dan kabut asap. Pengembangan program sorgum PT KPI dimulai sebagai respon terhadap kebakaran tersebut. Mereka berkomitmen untuk mendukung kegiatan-kegiatan yang memitigasi kebakaran serta membantu mengembangkan masyarakat yang tinggal di lahan gambut. Dalam program ini, mereka berkolaborasi dengan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Riau untuk memperkenalkan sorgum kepada kelompok tani 'Alam Tani' sebagai salah satu potensi mata pencaharian. Mereka pertama kali mencoba menanam sorgum di lahan seluas satu hektar pada bulan Desember 2022 dan enam bulan kemudian melakukan panen pertama, di mana 20 kg di antaranya dijual. Sisanya mereka gunakan untuk mengembangkan produk makanan sorgum dan uji coba pakan ternak. Pada penanaman kedua, hasil panen mereka mencapai dua ton. Salah satu pelanggan mereka, yang menderita diabetes, terus membeli sorgum mereka. Sorgum sangat cocok untuk penderita diabetes karena memiliki indeks glikemik yang rendah. Di lahan gambut, kelompok tani ini juga berhasil menanam tanaman lain seperti bayam, kangkung, dan okra, serta berhasil menanam kopi liberika dari Afrika. “Kami yakin dapat mengembangkan potensinya lebih besar lagi. Sorgum dapat menggantikan beras untuk konsumsi sehari-hari dan limbahnya dapat digunakan sebagai pakan ternak, sehingga meningkatkan nilai tambah bagi petani atau peternak,” ujar Rudi, salah satu anggota Kelompok Alam Tani. General Manager PT KPI Unit Dumai, Didik Subagyo, sependapat dengan Rudi dan berencana untuk membangun strategi pemasaran dan pengolahan sorgum untuk mengembangkannya, dimulai dari kota Dumai.

- Bisnis.com (2023), Petani Dumai Kembangkan Sorgum di Lahan Gambut sebagai Alternatif Pangan, accessed 17 September 2024. https://sumatra.bisnis.com/read/20230504/534/1652725/petani-dumai-kembangkan-sorgum-di-lahan-gambut-sebagai-alternatif-pangan
- Direktorat Jenderal Tanaman Pangan (2022), Dukung Pengembangan Sorgum, Kementan Siapkan Produksi Benih Sumber Sorgum, accessed 18 September 2024, https://tanamanpangan.pertanian.go.id/detil-konten/berita/401
- Hossain, S., Islam, N., Rahman, M., Mostofa, M. G., Khan, A.R. (2022). Sorghum: A prospective crop for climatic vulnerability, food and nutritional security. Journal of Agriculture and Food Research.
- Tanwar, R., Panghal, A., Chaudhary, G., Kumari, A., Chhikara, N., (2023). Nutritional, phytochemical and functional potential of sorghum: A review. Food Chemistry Advances.
- Hadianto, W., Jalil, M., Sarwanidas, T., & Zulkifli. (2018). The response of some varieties towards growth and crop production of peanut (Arachis hypogeae L.) on peatlands. (In Indonesian.). Jurnal Agrotek Lestari, 1(1), 73-80.
- Andriani, D., Irawan, J., Syahputra, I., Siregar, M. P. A., & Sari, P. M. (2024). Performance of sorghum varieties with various fertilizer doses in peatlands of West Aceh Regency. Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy), 52(1), 92-100
- Media Center Kota Dumai (2022), Wamen LHK Tinjau Restorasi Gambut, Wali Kota Bersyukur Revegetasi Sungai Dumai Segera Dikerjakan, Accesed 23 September 2024, https://mediacenter.dumaikota.go.id/berita/baca/279/wamen-lhk-tinjau-lokasi-restorasi-gambut-wali-kota-bersyukur-revegetasi-sungai-dumai-segera-dikerjakan
